|
Mengenali Gejala Stress/Depresi Dalam Kehidupan
Sehari-hari dan Penganganannya
Stress sebenarnya merupakan hal
yang wajar dalam kehidupan manusia. Terkadang kita memerlukan stress untuk
mendorong kita berusaha lebih baik lagi. Namun strss yang berlebihan dapat
meyebabkan terganggunya fugsi pribadi seseorang. Hal ini disebabkan daya tahan
stress yang berbeda-beda untuk tiap orang.
Stress sering berkaitan dengan
hal-hal berikut ini :
- Ketidakharmonisan dalam rumah
tangga
- Kehilangan orang yang dicintai
- Beban ekonomi yang ditanggung
Gejala - gejala Stress
- Tidak bias tidur atau tidur
berlebihan
- Rasa lelah dan malas yang
berlebihan
- Kehilangan minat terhadap hobi
yang biasanya dinikmati
- Tidak nafsu makan atau makan
berlebihan
- Keluhan fisik seperti
pegal-pegal, sakit maag dan sakit kepala
- Penurunan berat badan yang nyata
- Wajah yang menampakkan kesedihan
- Harapan yang kosong tentang masa
depan
- Perasaan tidak berguna
- Adanya ide untuk bunuh diri (Pada keadaan yang berat)
Dalam bahasa kedokteran, stress
yang ditandai dengan gejala-gejala tersebut di atas yang dialami minimal 2
minggu dikenal dengan DEPRESI.
Apa yang dapat dilakukan untuk menghindari stress :
- Berfikir positif tentang
kehidupan
- Menyempatkan diri menikmati hobi
- Tidak berlebihan dalam melakukan
tugas pekerjaan kantor
- Berdiskusi dengan pasangan hidup
bila menemukan masalah.
Apa yang harus dilakukan bila gejala stress (Depresi) timbul dalam waktu lama dan tidak mengalami
perbaikan :
Bila gejala stress/depresi sudah
muncul apalagi gejala berat seperti perasaan tidak berguna dan adanya keinginan
untuk bunuh diri, maka disarankan untuk segera menemui dokter atau psikiater.
Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Dokter/psikiater akan
memberikan pengibatan baik dengan obat juga menggunakan teknik-teknik
pengobatan cara-cara psikologis (psikoterapi)
Pada saat pertemuan akan dibahas
latar belakang gejala yang dialami saat ini dan bagaimana mengatasinya.
Pemakaian obat terkadang diperlukan untuk membantu pasien ke suasana perasaan
yang lebih baik untuk mempercepat proses penyembuhan.
|
|
Terakhir kali diperbaharui ( Kamis, 21 Juni 2007 )
|